BINA BOLA

Aplikasi Latihan Sepak Bola Remaja

Mendukung perkembangan pemain muda melalui latihan terstruktur dan pemantauan performa

RINGKASAN

Durasi

3 Month

Role

UI/UX Designer

Tools

Figma

VIEW PROTOTYPE

Latar Belakang

Bina Bola adalah aplikasi mobile yang dirancang untuk membantu pemain muda meningkatkan kemampuan sepak bola melalui latihan terstruktur, sesi interaktif, dan pelacakan performa. Aplikasi ini juga memungkinkan pelatih dan orang tua untuk memantau perkembangan pemain serta memberikan umpan balik secara berkelanjutan.

Masalah

Pemain muda sering kesulitan dalam mengembangkan kemampuan secara konsisten karena kurangnya panduan latihan yang terstruktur serta minimnya pemantauan perkembangan. Di sisi lain, pelatih dan orang tua juga mengalami keterbatasan dalam memonitor progres dan memberikan umpan balik yang tepat secara berkelanjutan.

Tujuan Proyek

Proyek ini bertujuan untuk merancang aplikasi yang intuitif dan mudah digunakan, yang membantu pemain muda menjalani latihan secara terarah, memantau perkembangan performa, serta memungkinkan pelatih dan orang tua memberikan dukungan dan evaluasi secara efektif.

PROSES KERJA

Empathize

EMPATHIZE

Define

DEFINE

Ideate

IDEATE

Prototype

PROTOTYPE

Test

TEST

EMPATHIZE

Konteks Penelitian

Untuk memahami bagaimana pemain muda berlatih dan mengembangkan kemampuan sepak bola, dilakukan penelitian pengguna yang berfokus pada pengalaman latihan sehari-hari.

Metode Penelitian

Wawancara kualitatif dengan 5 partisipan yang terdiri dari pemain muda, pelatih, dan orang tua.

PEMAIN AKTIF

Pemain yang memiliki motivasi tinggi untuk berlatih dan meningkatkan kemampuan secara mandiri.

  • Berlatih secara rutin di luar sesi latihan formal
  • Mencari referensi latihan melalui video atau media sosial
  • Ingin mengetahui perkembangan kemampuan secara terukur

PEMAIN PASIF

Pemain yang kurang konsisten dalam berlatih karena minimnya arahan dan motivasi.

  • Hanya berlatih saat ada sesi latihan dari pelatih
  • Tidak memiliki panduan latihan yang jelas
  • Kurang mengetahui perkembangan kemampuan diri

Pain Points

  • Tidak adanya panduan latihan yang terstruktur dan mudah diikuti
  • Kesulitan dalam memantau perkembangan kemampuan secara konsisten
  • Kurangnya umpan balik dari pelatih terhadap performa pemain
  • Tidak adanya sistem terpusat untuk mengelola latihan dan progres
  • Minimnya keterlibatan orang tua dalam memantau perkembangan pemain

Insight Utama

Permasalahan utama bukan terletak pada kurangnya keinginan pemain untuk berkembang, tetapi pada kurangnya struktur, pemantauan, dan umpan balik dalam proses latihan.

DEFINE

Ringkasan

Insight dari tahap Empathize menunjukkan bahwa pemain memiliki motivasi tinggi untuk berkembang. Namun, proses latihan yang belum terstruktur, kurangnya pemantauan performa, serta minimnya umpan balik membuat latihan menjadi kurang optimal.

Insight Utama

Permasalahan utama bukan terletak pada motivasi pemain, melainkan pada belum adanya sistem yang mendukung latihan secara terarah dan terukur.

Persona

POR UNI – TIM SSB YANG BERKEMBANG

POR UNI merupakan Sekolah Sepak Bola (SSB) yang berfokus pada pengembangan pemain usia dini hingga remaja.

Pelatih masih mengandalkan observasi langsung tanpa dukungan sistem pencatatan performa. Pemain kesulitan melakukan latihan mandiri karena tidak memiliki panduan yang jelas.

Ekspektasi: Sistem yang mampu menyediakan latihan terstruktur, pelacakan performa yang jelas, serta memfasilitasi umpan balik berkelanjutan.

Persona
Problem Statement

Tim SSB membutuhkan sistem latihan yang terstruktur, mudah diterapkan, dan memiliki pelacakan performa yang jelas.

How Might We

Bagaimana kita dapat merancang aplikasi latihan sepak bola yang terstruktur, memungkinkan pelacakan performa secara jelas, serta mendukung umpan balik berkelanjutan antara pelatih, pemain, dan orang tua?

IDEATE

Solusi difokuskan pada perancangan aplikasi latihan sepak bola yang terstruktur, mudah digunakan, dan mampu mendukung perkembangan pemain secara berkelanjutan.

PROGRAM LATIHAN TERSTRUKTUR

Menyediakan panduan latihan yang sistematis agar pemain dapat berlatih secara terarah.

Fungsi:

  • Daftar latihan berdasarkan level dan tujuan
  • Panduan langkah demi langkah untuk setiap latihan
  • Konten visual seperti video atau ilustrasi latihan

REAL TIME STATUS TRACKING

Sistem pelacakan real-time untuk memantau progres latihan pemain.

Fungsi:

  • Pembaruan status latihan
  • Tampilan timeline progres
  • Notifikasi untuk setiap pembaruan

PELACAKAN PERFORMA

Membantu pemain memantau perkembangan kemampuan secara terukur dan berkelanjutan.

Fungsi:

  • Pencatatan hasil latihan dan progres
  • Visualisasi perkembangan performa
  • Target latihan yang dapat dicapai

UMPAN BALIK PELATIH

Memungkinkan pelatih memberikan evaluasi dan arahan secara langsung kepada pemain.

Fungsi:

  • Pelatih dapat memberikan komentar pada hasil latihan
  • Evaluasi performa pemain secara berkala
  • Saran peningkatan teknik dan kemampuan

PROTOTYPE

Prototipe dengan tingkat fidelitas rendah hingga tinggi dikembangkan untuk menguji usability, alur navigasi, serta kejelasan pengalaman latihan.

Low Fidelity

Lo-Fi
Lo-Fi
Lihat Lo-Fi di Figma

High Fidelity Prototype

Hi-Fi Hi-Fi Hi-Fi Hi-Fi Hi-Fi Hi-Fi Hi-Fi Hi-Fi Hi-Fi Hi-Fi
Lihat Prototype di Figma

TEST

Pengujian usability dilakukan untuk mengevaluasi bagaimana pengguna berinteraksi dengan prototipe.

Metode Pengujian

Usability testing terarah dengan 5 partisipan yang memiliki pengalaman dalam latihan sepak bola.

Tugas yang Diuji

Temuan Utama

Insight

Meskipun alur latihan sudah cukup intuitif, visibilitas progres dan umpan balik tetap menjadi faktor penting.

Iterasi

Berdasarkan hasil pengujian, dilakukan peningkatan pada visibilitas fitur pelacakan performa dan penambahan indikator progres yang lebih jelas.

OVERVIEW EMPATHIZE DEFINE IDEATE PROTOTYPE TEST

Mari Terhubung

Terbuka untuk peluang kolaborasi maupun diskusi lebih lanjut.

Resume LinkedIn Spotify